Kemampuan Intuitif atau Intuisi
Apakah anda pernah memiliki firasat tentang sesuatu yang akhirnya
menjadi kenyataan? Apakah hal ini sering terjadi pada anda? Jika
demikian, jika demikian kemungkinan besar anda memiliki kemampuan psikis
berupa firasat. Intuisi adalah kemampuan psikis yang dikenal sebagai
firasat, atau kemampuan untuk merasakan apa yang akan terjadi
selanjutnya.
Misalnya, apakah Anda pernah membantu seseorang
menemukan sesuatu benda yang hilang? anda pertama kali menginjakkan kaki
di rumah nya, tapi kemudian Anda tahu di mana tepatnya barang yang
hilang. Anda tidak bisa menjelaskan bagaimana anda bisa tahu dimana
barang itu, yang pasti anda sudah menemukannya, Ini hanyalah satu
contoh dari kemampuan psikis yang kuat tentang cara bekerja suatu
firasat, dalam istilah Jawa disebut kebatinan.
Beberapa bentuk
kemampuan psikis intuitif/firasat dapat datang dalam bentuk yang
sederhana seperti anda dapat mengetahui siapa yang menelepon di telepon
bahkan sebelum Anda mengangkat atau menjawab panggilan telepon.
Dengan
definisi ini, intuisi adalah kemampuan untuk mengetahui apa yang akan
terjadi selanjutnya, tidak ada penjelasan rasional mengenai kemampuan
ini, atau informasi fisik tentang masalah ini. Hanya mereka yang
memiliki kemampuan inilah yang bisa merasakan bagaimana sebenarnya
kemampuan ini tiba-tiba timbul. Intuisi adalah salah satu jenis
kemampuan psikis. Kemampuan ini sama dengan cara untuk mengetahui dan
melihat ke masa depan atau kemampuan meramal. Intuisi adalah kompleks
dan memiliki banyak misteri, kemampuan intuisi saat ini masuk dalam ilmu
psikologi dan filsafat, para psikolog mencoba untuk menguraikan
kompleksitas kemampuan ini selama bertahun-tahun, namun masih gagal
untuk mengungkapkannya.
Untuk menjadi intuitif adalah sifat alami
manusia, hamper setiap manusia mempunyai kemampuan ini, dan pernah
mengalaminya selama hidupnya. Yang membedakan hanya tingkatan dari
kemampuan ini. Namun, ilmu pengetahuan masih belum menjelaskan mengapa
beberapa individu tampaknya lebih kuat dan lebih tajam intuisinya
daripada orang lain. Hal ini karena ada beberapa individu langka yang
memiliki kemampuan psikis kuat dari yang lain. Banyak orang berpikir
bahwa intuisi adalah hanya soal kebetulan. Namun, ada beberapa
individu-individu berbakat yang intuisinya jarang gagal dan selalu
menjadi kenyataan - ini jelas bukan lagi soal kebetulan.
Intuisi
adalah karunia anda dapat melakukan banyak hal baik ketika anda serius
mengembangkannya. Ia bisa sebagai radar bagi anda. Penting bagi anda
yang berniat serius untuk mengasah dan mengembangkan kemampuan intuitif
psikis ini. Yang harus Anda lakukan adalah mengambil kesempatan di dalam
hidup anda untuk belajar menebak suatu hal atau kejadian. Contohnya
dalam 1 jam atau 2 jam ke depan, apa yang akan terjadi pada diri anda
atau orang lain disekitar anda. Siapa tahu, anda mungkin memiliki
kemampuan ini dan hanya menunggu untuk dibebaskan.
efek bunga berjatuhan
Kamis, 19 Januari 2017
Anak Indigo
Anak Indigo

Anak indigo atau anak nila (bahasa Inggris: Indigo children) adalah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan anak yang diyakini memiliki kemampuan atau sifat yang spesial, tidak biasa, dan bahkan supranatural. Konsep ini merupakan ilmu semu[1] yang didasarkan pada gagasan Zaman Baru pada tahun 1970-an. Konsep ini mulai terkenal setelah diterbitkannya beberapa buku pada akhir tahun 1990-an dan dirilisnya beberapa film satu dasawarsa kemudian. Interpretasi mengenai indigo ada bermacam-macam: dari yang meyakini bahwa mereka adalah tahap evolusi manusia selanjutnya (yang bahkan mempunyai kemampuan paranormal seperti telepati) hingga yang menyebut anak indigo sebagai orang yang lebih empatik dan kreatif.
Meskipun tidak ada satu bukti penelitian pun yang membuktikan keberadaan anak indigo atau sifat mereka, fenomena ini menarik perhatian orang tua yang anaknya didiagnosis mengalami kesulitan belajar atau yang ingin anaknya spesial. Kaum skeptik memandangnya sebagai cara orang tua menghindari penanganan pediatrik atau diagnosis psikiatrik yang tepat. Daftar sifat yang dimiliki anak indigo juga dikritik karena terlalu umum sehingga dapat diterapkan untuk hampir semua orang (efek Forer). Fenomena indigo dituduh pula sebagai alat untuk menambang uang dari orang tua yang mudah ditipu.
Beberapa ciri anak indigo adalah:
Stephen Hinshaw, profesor psikologi di Universitas California, Berkeley, menyatakan bahwa ketakutan akan kelebihan pengobatan terhadap anak itu masuk akal, namun anak berbakat yang didiagnosis ADHD dapat belajar lebih baik dengan lebih banyak struktur, bahkan jika struktur tersebut awalnya mengakibatkan kesulitan. Banyak anak yang dilabeli inidgo telah dimasukkan ke sekolah rumah.
Anak indigo atau anak nila (bahasa Inggris: Indigo children) adalah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan anak yang diyakini memiliki kemampuan atau sifat yang spesial, tidak biasa, dan bahkan supranatural. Konsep ini merupakan ilmu semu[1] yang didasarkan pada gagasan Zaman Baru pada tahun 1970-an. Konsep ini mulai terkenal setelah diterbitkannya beberapa buku pada akhir tahun 1990-an dan dirilisnya beberapa film satu dasawarsa kemudian. Interpretasi mengenai indigo ada bermacam-macam: dari yang meyakini bahwa mereka adalah tahap evolusi manusia selanjutnya (yang bahkan mempunyai kemampuan paranormal seperti telepati) hingga yang menyebut anak indigo sebagai orang yang lebih empatik dan kreatif.
Meskipun tidak ada satu bukti penelitian pun yang membuktikan keberadaan anak indigo atau sifat mereka, fenomena ini menarik perhatian orang tua yang anaknya didiagnosis mengalami kesulitan belajar atau yang ingin anaknya spesial. Kaum skeptik memandangnya sebagai cara orang tua menghindari penanganan pediatrik atau diagnosis psikiatrik yang tepat. Daftar sifat yang dimiliki anak indigo juga dikritik karena terlalu umum sehingga dapat diterapkan untuk hampir semua orang (efek Forer). Fenomena indigo dituduh pula sebagai alat untuk menambang uang dari orang tua yang mudah ditipu.
Beberapa ciri anak indigo adalah:
- Empatik, penuh rasa ingin tahu, berkeinginan kuat, independen, dan sering dianggap aneh oleh teman dan keluarga
- Mengenal dirinya dan memiliki tujuan yang jelas
- Memiliki spiritualitas di bawah sadar yang kuat semenjak kecil
- Meyakini bahwa dirinya layak untuk berada di dunia.
- Memiliki IQ yang tinggi, mempunyai kemampuan intuitif, dan
- Sering menolak mengikuti aturan atau petunjuk.
Hubungan dengan attention-deficit hyperactivity disorder
Banyak anak yang dilabeli indigo didiagnosis mengidap attention-deficit hyperactivity disorder (ADHD),dan buku Tober dan Carroll yang berjudul The Indigo Children sendiri menghubungkan konsep indigo dengan diagnosis ADHD.Robert Todd Carroll menyatakan bahwa pelabelan anak-anak sebagai indigo merupakan alternatif dari diagnosis yang seolah menunjukkan ketidaksempurnaan, kecacatan atau penyakit kejiwaan.Setelah menghubungkan konsep anak indigo dengan ketakutan terhadap penggunaan Ritalin untuk mengontrol ADHD, Carroll berpendapat bahwa ketakutan akan penggunaan Ritalin telah memperkeruh suasana, dan berdasarkan pilihan yang ada, tentu adalah sesuatu yang masuk akal apabila orang tua lebih memilih meyakini bahwa anak mereka itu spesial dan terpilih untuk misi yang penting daripada menerima kenyataan bahwa anak mereka mengidap penyakit kejiwaan.Stephen Hinshaw, profesor psikologi di Universitas California, Berkeley, menyatakan bahwa ketakutan akan kelebihan pengobatan terhadap anak itu masuk akal, namun anak berbakat yang didiagnosis ADHD dapat belajar lebih baik dengan lebih banyak struktur, bahkan jika struktur tersebut awalnya mengakibatkan kesulitan. Banyak anak yang dilabeli inidgo telah dimasukkan ke sekolah rumah.
Langganan:
Postingan (Atom)